Blog

Semangat Sumpah Pemuda 2018

Tahun 2018 ini Indonesia menjadi tua rumah pergelaran pesta olahraga terbesar di Asia yaitu Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Maka dari itu, Logo yang diambil untuk HSP ke-90 Tahun 2018 ini memiliki kemiripan dengan logo Asian Games dan juga Asian Para Games. Adapun Tema yang diusung untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-90 adalah ” Bangun Pemuda Satukan Bangsa”.Semangat itulah yang juga terlihat pada kemeriahan hari Sumpah Pemuda di SMPK Santa Maria II. Setelah melaksanakan upacara bendera dilanjutkan dengan penampilan parade puisi Sumpah Pemuda yang dibawakan oleh anak-anak ekstrakurikuler teater.

Pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2018 itu semua siswa terlibat aktif dalam berbagai lomba yang sudah dipersiapkan oleh panitia, di antaranya lomba cipta dan baca puisi, cerpen, poster, stand up comedi, cerdas cermat Alkitab, lektor, mazmur, pembuatan vlog, tembang bahasa Jawa, speech, dan story telling. Perlombaan yang dilaksanakan pada saat itu sekaligus mewadahi aktivitas BKSN, kompetensi bahasa Inggris dan bahasa Jawa, termasuk pemanfaatan IT melalui lomba pembuatan vlog.

Menurut Ibu Dekananda selaku ketua BBS 2018, “Semoga kegiatan ini benar-benar mampu menggali semua potensi anak-anak Panderman sekaligus kita mencari bibit kompetensi siswa saat mewakili sekolah dalam berbagai perlombaan.” Semoga semangat Sumpah Pemuda semakin hidup dalam setiap perjuangan para siswa dalam menggali potensi serta melatih dan meningkatkan talenta yang mereka miliki, imbuh salah satu amanat upacara Sumpah Pemuda yang dibina oleh Ibu Agnes pagi itu.

Sumber Foto: www.malangpostonline.com
Sekolah Adiwiyata label tambahan SMPK Santa Maria II
Sumber Foto: www.malangpostonline.com
Sumber Foto: www.malangpostonline.com

Perjuangan SMPK Santa Maria II dalam menambah label sebagai sekolah beradiwiyata provinsi tahun 2018 ini diawali dengan perjuangan sekolah adiwiyata kota Malang. Predikat sekolah adiwiyata tersebut memiliki empat kriteria yang dinilai dalam seleksi adiwiyata provinsi oleh tim asesor. Antara lain kebijakan, kurikulum, partisipan dan sarana prasarana. Sekolah adiwiyata harus memiliki kebijakan peduli dan berbudaya lingkungan.
Sr. Dorothea selaku kepala sekolah menegaskan bahwa keempat kriteria tersebut sudah menjadi visi misi sekolah yang selalu dikonkritkan dalam pengembangan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup dan lain-lain. Khususnya bidang kurikulum harus berbasis pada lingkungan. Salah satu implementasinya yaitu guru harus mampu mengintegrasikan setiap mata pelajaran dengan materi lingkungan.
Sekolah juga selalu mengajak peran aktif masyarakat untuk ikut peduli terhadap kelestarian lingkungan. Dalam hal ini, sekolah juga melibatkan orang tua siswa dan masyarakat sekitar dalam sebuah kegiatan aksi lingkungan hidup. Semua itu dibuktikan dengan keterlibatan orangtua setiap kelas dalam memprakarsai pengembangan pendidikan lingkungan di sekolah yang sudah ditentukan lokasi setiap kelasnya.
Indikator penilaian yang keempat yaitu pengelolaan atau pengembangan sarana pendukung di sekolah. Menurutnya, dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang mencerminkan upaya pengelolaan lingkungan hidup.
Penerimaan sertifikat sekolah beradiwiyata tingkat Provinsi dilaksanakan saat Perkemahan Hijau di Paiton Probolinggo pada taanggal 23- 26 September 2018. Sekolah mengirimkan delegasi siswa dan siswi sebanyak 7 siswa didampingi oleh 4 guru. Mereka beraktivitas baik mendengarkan pemaparan materi lingkungan maupun praktik dalam memanfaatkan barang-barang daur ulang.

Tim Literasi, Teknologi, dan Informasi

Tim Literasi, Teknologi, dan Informasi merupakan issue baru di SMPK Santa Maria 2. Berbeda dengan issue teknologi pada tahun lalu. Tahun lalu issue teknologi membuat alat penyiraman tanaman otomatis, sedangkan tahun ini issue literasi, teknologi, & informasi membahas tentang penyalurqn informasi online maupun offline. Secara onlinenya kami membuat berita dan artikel kami tentang GSF dan juga langkah-langkah sekolah kami dalam mempersiapkan GSF 2018 dan kami post di web smpksantamaria ini. Dan beberapa aplikasi lain, yaitu instagram, facebook, dan youtube (https://www.youtube.com/user/londo63). Di instagram  dengan mengajak murid-murid untuk mendukung GSF dengan memposting foto danada ajakan. Sedangkan secara offlinenya kami memakai poster sebagai komunikasi kita ke semua murid, dengan cara memasang poster di papan pengumuman, gazebo, dan beberapa tempat lainnya. 

Games

Beberapa murid disekolah kami akan  bermain games yang mirip seperti monopoli yang disetiap pos berisi pertanyaan yang berbeda-beda, dan pertanyaan-pertanyaan tersebut tentang GSF, lingkungan hidup, peta umum sekolah, sampah & polusi, energi, air & limbah, tanaman hijau, kantin sehat, risiko, UKS,  literasi, teknologi & informasi. Pertanyaan-pertanyaannya akan dibuat oleh Bu Reta. Tetapi gamesnya tidak seperti monopoli biasa yang merupakan permainan papan yang kecil. Games ini sangat besar, tempat bermainnya menggunakan spanduk sekolah yang sudah tidak dipakai. Hingga uang mainannya Bu Reta sendiri yang membuatnya. Tujuan dari games tersebut adalah agar murid-murid lebih memahami Green School Festival dan melestarikan lingkungan hidup.

Pembuatan Pakaian Daur Ulang

Seperti pada tahun lalu kami membuat lagi pakaian daur ulang yang terbuat dari koran dan diberi warna menggunakan pewarna yang warna-warni. Tetapi tidak hanya dari kertas koran, kam juga membuat pakaian daur ulang dari tutup botol kaca tehbotol maupun fruit tea dan hiasan kecil lain-lainnya. Tetapi pada tahun ini kami berencana membuat 11 pakaian daur ulang yang tahun lalu hanya membuat 2 pakaian daur ulang. Pakaian daur ulang tersebut digunakan oleh pagar ayu yang akan menyambut para juri, penari, dan MC dari SMPK Santa Maria 2. Kami dibantu oleh perkumpulan orang tua murid dengan sebutan P4 (Paguyuban Peduli Pendidikan Panderman) untuk membuat pakaian-pakaian tersebut. Sedangkan bahan-bahannya dari sekolah. 

TOGA

Pada hari Rabu tanggal 12 September 2018 tim hijau SMPK Santa Maria 2 Malang saling bekerja sama mencari informasi tentang manfaat tanaman Toga. Mereka mencari informasi ini di ruang IT bersama teman-teman. Tanaman TOGA ini juga dibudidayakan di SMPK Santa Maria 2 Malang antara lain Temulawak, Jahe, Kunyit, Kencur, dan masih ada yang lain. Rencana tanaman TOGA ini akan dijadikan minuman. Kita tunggu berita selanjutnya tentang pembuatan minuman