Kemah Raya 2026 SMPK Santa Maria 2 : Membentuk Karakter dan Kebersamaan Siswa

Malang — Kegiatan Kemah Raya yang diselenggarakan oleh SMPK Santa Maria 2 Malang berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan di lingkungan Biara Pasionis Malang pada tanggal 23–25 April. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian ekstrakurikuler pramuka setelah para siswa mendapatkan pembekalan, mulai dari pengenalan dasar kepramukaan hingga persiapan khusus menghadapi kegiatan lapangan.

Sebanyak puluhan siswa mengikuti kegiatan ini dengan didampingi oleh 10 pembina pramuka, 5 wali kelas, kepala sekolah, serta bapak dan ibu panitia lainnya. Perjalanan menuju lokasi dilakukan secara mandiri dan penuh keceriaan, dengan para siswa berangkat dari sekolah menggunakan angkot atau mikrolet.

Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan persiapan dan pelaksanaan upacara pembukaan yang berlangsung dengan khidmat. Setelah itu, berbagai kegiatan menarik dan menantang mulai dilaksanakan. Salah satunya adalah lomba memasak nasi goreng yang melatih kreativitas serta kerja sama tim antaranggota regu.

Para peserta juga mendapatkan materi kepramukaan dari pembina luar yang memberikan wawasan baru serta memperkuat keterampilan kepramukaan mereka. Tantangan semakin terasa saat malam hari melalui kegiatan jurit malam yang menguji keberanian, ketahanan mental, dan kekompakan tim.

Keesokan harinya, siswa mengikuti kegiatan penjelajahan. Dalam kegiatan ini, setiap pos menghadirkan permainan yang mengasah ketangkasan fisik sekaligus kecerdasan berpikir. Suasana semakin meriah pada malam api unggun, di mana para siswa menampilkan berbagai unjuk kebolehan, mulai dari pentas seni hingga kreativitas lainnya yang menunjukkan bakat dan kepercayaan diri mereka.

Kegiatan Kemah Raya ditutup dengan upacara penutupan yang penuh makna. Dalam kesempatan tersebut, diberikan berbagai penghargaan kepada peserta terbaik, termasuk penobatan Raja dan Ratu Pramuka yang menjadi simbol dedikasi, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan.

Kepala sekolah, Suster Elfrida, dalam sambutannya menyampaikan, “Kemah Raya ini bukan hanya sekadar kegiatan luar ruangan, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter, kemandirian, dan kerja sama. Saya berharap pengalaman ini membekas dalam diri siswa dan menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga mampu mengembangkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan solidaritas yang menjadi inti dari pendidikan kepramukaan.