SMPK Santa Maria 2 Malang mengadakan kegiatan microteaching bagi para calon guru pada tanggal 27 April 2026 sebagai bagian dari proses seleksi tenaga pendidik baru. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kesiapan, kompetensi pedagogik, kemampuan komunikasi, serta profesionalisme para calon guru sebelum bergabung menjadi bagian dari keluarga besar sekolah.
Sebelum pelaksanaan microteaching, para calon guru diwajibkan menyiapkan perangkat pembelajaran secara lengkap, mulai dari modul ajar, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, media presentasi, lembar kerja peserta didik, hingga instrumen penilaian. Persiapan tersebut menjadi salah satu indikator kesiapan calon guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas.
Pada sesi microteaching, setiap calon guru diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi mengajar di hadapan tiga observer, yaitu Kepala Sekolah, Tim Kurikulum, dan Koordinator MGMP sekolah. Dalam kegiatan tersebut, observer menilai berbagai aspek penting, seperti kemampuan membuka dan menutup pembelajaran, penguasaan kelas, kreativitas metode mengajar, penggunaan media pembelajaran, interaksi dengan peserta didik, serta kemampuan menyampaikan materi secara menarik dan mudah dipahami.
Setelah sesi microteaching selesai, ketiga observer melakukan evaluasi dan diskusi penilaian terhadap performa masing-masing calon guru. Hasil evaluasi tersebut menjadi salah satu dasar pertimbangan untuk menentukan kelayakan calon guru dalam bergabung di SMPK Santa Maria 2 Malang.
Selain microteaching, rangkaian seleksi juga meliputi sesi wawancara (interview), psikotes, dan tes kompetensi dasar. Melalui proses seleksi yang menyeluruh ini, sekolah berharap dapat memperoleh tenaga pendidik yang kompeten, berkarakter, serta memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi bagian dari komitmen SMPK Santa Maria 2 Malang dalam menjaga kualitas pendidikan melalui proses rekrutmen guru yang profesional dan berkualitas.
