Malang – Dalam rangka mengisi masa Adven Prapaskah (APP) tahun 2026, SMPK Santa Maria 2 Malang menyelenggarakan kegiatan rekoleksi yang mengangkat tema “Melangkah di Era Kecerdasan Buatan, Berakar pada Sabda Tuhan.” Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias dan suasana yang reflektif.
Kegiatan diawali dengan persiapan serta ice breaking yang membangun semangat. Para siswa diajak menyanyi bersama disertai gerakan yang energik, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa pembukaan sebagai ungkapan syukur dan penyerahan diri kepada Tuhan.
Memasuki sesi pertama, siswa diajak untuk memahami perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, khususnya di era kecerdasan buatan. Sebagai pengantar, siswa menyaksikan sebuah film yang mengisahkan kehidupan seorang anak SMP yang awalnya meremehkan temannya. Namun, ia kemudian tersadar bahwa temannya yang hidup dalam keterbatasan justru memiliki sikap penuh syukur dan keteguhan hati.
Film tersebut menjadi bahan refleksi yang mendalam. Siswa diajak berdiskusi mengenai isi film serta mengaitkannya dengan realitas kehidupan saat ini, seperti maraknya informasi digital, bahaya hoaks, fenomena fear of missing out (FOMO), hingga kecanduan teknologi. Melalui diskusi ini, siswa diajak untuk semakin bijak dalam menggunakan teknologi serta mampu merefleksikan sikap hidup mereka.
Pada sesi kedua, siswa diajak mendalami Sabda Tuhan dari Injil Lukas 24:13-31 tentang perjalanan dua murid ke Emaus. Dalam sesi ini, siswa berdiskusi dan merefleksikan bagaimana kehadiran Tuhan tetap nyata dalam perjalanan hidup manusia, termasuk di tengah perkembangan teknologi. Mereka diajak menyadari bahwa teknologi tidak boleh menjauhkan manusia dari Tuhan, tetapi justru menjadi sarana untuk semakin dekat dengan-Nya.
Setelah sesi refleksi, siswa menikmati waktu istirahat dengan makan dan minum yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Kebersamaan ini semakin mempererat relasi antar siswa.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi ketiga yang berfokus pada aksi nyata. Siswa diminta untuk menuangkan gagasan mereka dalam bentuk karya, yaitu menggambar relasi antara manusia dan teknologi. Selain itu, mereka juga menuliskan niat pertobatan sebagai bentuk komitmen pribadi selama masa Prapaskah. Menariknya, hasil karya tersebut kemudian didigitalisasi sebagai simbol integrasi antara kreativitas, teknologi, dan iman.
Di akhir kegiatan, para siswa mendapatkan peneguhan yang menguatkan mereka untuk tetap berakar pada Sabda Tuhan di tengah perkembangan zaman. Rekoleksi ditutup dengan doa penutup yang penuh khidmat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMPK Santa Maria 2 Malang mampu menjadi pribadi yang bijaksana dalam menggunakan teknologi, memiliki iman yang kuat, serta mampu melangkah di era kecerdasan buatan tanpa kehilangan nilai-nilai Kristiani.
