Kota Malang 22 Februari 2026 – Suasana penuh sukacita dan kebersamaan terasa di Paroki Santo Andreas Tidar dalam perayaan misa yang melibatkan siswa-siswi dari kompleks sekolah Panderman, yaitu TKK, SDK, dan SMPK Santa Maria 2 Malang.
Para siswa mengambil bagian aktif dalam liturgi, mulai dari pelayanan koor hingga menjadi petugas misa. Dengan penuh semangat dan tanggung jawab, mereka mempersembahkan pelayanan terbaik, sehingga perayaan Ekaristi berlangsung dengan khidmat sekaligus menggugah iman umat yang hadir.
Keterlibatan siswa dari berbagai jenjang pendidikan ini menjadi wujud nyata pembinaan karakter dan iman sejak dini. Suara merdu koor yang dibawakan oleh para siswa mampu menghidupkan suasana misa, sementara para petugas liturgi menjalankan tugasnya dengan tertib dan penuh penghayatan.
Setelah perayaan misa, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni yang semakin menyemarakkan suasana. Siswa-siswi dari jenjang SMP mempersembahkan penampilan band yang energik dan penuh percaya diri. Tidak kalah menarik, siswa TKK menampilkan atraksi barongsai yang lucu dan menggemaskan, mengundang tepuk tangan meriah dari para penonton.
Sementara itu, siswa SDK menunjukkan kebolehannya melalui pertunjukan wushu yang memukau. Gerakan yang lincah, kompak, dan penuh semangat membuat seluruh hadirin terpukau dan memberikan apresiasi yang luar biasa.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan di kompleks Panderman tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan bakat, seni, serta pembentukan karakter dan spiritualitas siswa.
Suster Rita selaku Kepala Sekolah TKK Santa Maria 2 Malang menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat bersyukur anak-anak dapat terlibat secara aktif dalam pelayanan misa sekaligus menampilkan bakat mereka. Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar percaya diri, bekerja sama, dan mengembangkan talenta yang telah Tuhan anugerahkan,” ungkap Suster Rita.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin bertumbuh tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam iman, karakter, serta kemampuan berekspresi. Kebersamaan yang terjalin antar jenjang pendidikan juga menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun komunitas pendidikan yang harmonis dan penuh semangat.
